Mantab, Pinisi Dapat Pengakuan UNESCO

Kamis, 07 Desember 2017 | 12:47
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Bangsa Indonesia kembali berbangga. Satu lagi warisan budaya tradisional ditetapkan Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO di Jeju Island, Korea Selatan, Kamis (7/12). Ya, kapal pinisi. Sebelumnya telah ditetapkan batik, tari bali, noken, dan angklung.

Kapal pinisi, kapal tradisional asal Bugis Makassar, Sulawesi Selatan, harus bersaing dengan berbagai negara dalam katagori representative list of the intangible cultural heritage of humanity.

Pinisi mengacu pada sistem tali temali dan layar sekuner Sulawesi. 'Pinisi' tidak hanya dikenal sebagai perahu tradisional masyarakat yang tangguh untuk wilayah kepulauan seperti Indonesia tetapi juga tangguh pada pelayaran internasional. Pinisi menjadi lambang dari teknik perkapalan tradisional negara kepulauan.

Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid mengaku bangga dengan pengakuan dunia atas warisan budaya kapal pinisi."Sebagai bangsa Indonesia tentunya rasa syukur dan bangga ditetapkan kapal pinisi di UNESCO. Penetapan tersebut merupakan bentuk pengakuan dunia internasional terhadap arti penting pengetahuan akan teknik perkapalan tradisional yang dimiliki nenek moyang bangsa Indonesia yang diturunkan dari generasi ke generasi dan yang masih berkembang sampai hari ini," tegas Hilmar kepada wartawan di Jakarta.

Hilmar kembali menjelaskan, mewakili pemerintah mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat atas kepeduliannya kapal pinisi diusulkan daftar UNESCO. Tentunya Hilmar berharap atas pengakuan dunia dapat menumbuhkan rasa motivasi generasi muda atas kebudayaam Indonesia yang kian banyak. "Tentunya pengakuan dunia atas penetapan tersebut sebagai penyemangat generasi muda adanya kebudayaan bangsa," kata Hilmar.

"Dunia saja mengakui, tentunya bangsa Indonesia harus lebih mengakui. Dan kita berharap dalam konteks pendidikan dan kebudayaan diakui dunia menjadi rasa tumbuh para anak muda bagaimana menamkan nilai nilai tradisi budaya. Karena kalau kita gali banyak sekali nilai tradisi kebudayaan kita untuk kita kembangkan," tambahnya. (aen)

Editor : Muhammad Izzul Mutho
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%