Makna di Balik Kehadiran Gatot, KSAD dan KSAL di DPR

Rabu, 06 Desember 2017 | 12:23
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
TENANG Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat mengikuti fit and proper test calon Panglima TNI, Rabu ( 6/11) di ruang rapat komisi I DPR-RI. FOTO: CHARLIE/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Mulyono, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Ade Supandi, mengantar Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto ke DPR, Rabu (6/12).

Ternyata, kekompakan yang diperlihatkan para perwira tinggi tentara itu memiliki makna tersendiri. "Saya, Pak KSAU, Pak KSAD bukan mendampingi, (tapi) mengantar saja," tegas Gatot kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta, Rabu (6/12).

Gatot menyatakan apa yang dilakukan ini juga sebagai wujud bahwa KSAD dan KSAL yang lebih senior tiga tahun dari Hadi, siap dipimpin panglima baru jika sudah disetujui DPR nanti.

"Ini menunjukkan bahwa dengan mengantar ini, KSAD dan KSAL mengatakan kepada saya siap untuk dipimpin Pak Hadi begitu DPR sudah memberikan persetujuan dan Pak Hadi dilantik," katanya.

Menurut Gatot, hal ini sangat penting dalam akademi militer. Sebab, selama ini persoalan senior junior di militer masih kental. "Ini penting karena dalam akademi militer, senior sama junior agak bagaimana. Tapi dengan demikian KSAD dan KSAL siap dipimpin Pak Hadi," paparnya.

Lebih lanjut dia menegaskan, sebagai Panglima TNI dia bangga karena presiden memilih calon di antara KSAD, KSAL dan KSAU.

"Begitu sudah disetujui kemudian dilantik maka saya dengan tulus ikhlas tongkat saya berikan kepada Pak Hadi," katanya. "Saya siap mendampingi apabila diperlukan," tambah Gatot. (boy/jpnn)

Editor : Novita Amelilawaty
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%