Soal Pemanggilan Paksa Novanto, Simak Kata Fredrich Yunadi

Selasa, 14 November 2017 | 18:53
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
setya novanto. foto: dok

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  menjadwalkan pemeriksaaan terhadap Ketua DPRI RI,  Setya Novanto,  pada Rabu (15/11). Kali ini Novanto bakal diperiksa sebagai tersangka dalam perkara kasus megakorupsi Kartu Tanda Penduduk (KTP)  berbasis elektronik atau e-KTP.

Pun demikian, lagi-lagi Novanto dipastikan tidak memenuhi panggilan lembaga anti rasuah. Kepastian ini disampaikan kuasa hukum Novanto,  Fredrich Yunadi melalui pesan whatsapp,  Selasa (14/11).

 Dia mengatakan,  KPK tidak berwenang memanggil Ketua DPR karena bertabrakan atau melanggar pasal 20 Ayat (3) UUD 1945 dan putusan MKRI No 76/PUU-XII/2014. "KPK wajib menghormati UUD 1945, menghormat hukum, " ucapnya.

Disinggung rencana KPK akan melakukan pemanggilan secara paksa,  dengan alasan Novanto tidak kooperatif,  dia spontan menjawab.  "Memang hukum milik mereka.  Coba belajar hukum ke saya aja, " tegasnya. (nug)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%