Pilkada, Beberapa Daerah Ini Rawan Konflik

Kamis, 12 Oktober 2017 | 18:29
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Foto: Selamet/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Kepolisian Republik Indonesia mulai menyusun rencana pengamanan Pilkada serentak tahun 2018 yang akan berlangsung  di 171 wilayah. Dari ratusan wilayah yang menggelar pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota itu, Polri sementara ini menetapkan sejumlah kawasan yang dianggap memiliki kerawanan tinggi.

“Di Jabar, Kalbar, dan Papua. Tapi akan kita lihat lagi nanti. Karena inikan sifatnya dinamis. Penilaian sekarang memang demikian (rawan) namun siapa tahu nanti justru makin membaik,”ungkap Kapolri Jenderal Tito Karnavian, digedung DPR RI usai menggelar rapat dengan Komisi II DPR RI, Kamis (12/10) sore.

Menurutnya, untuk suksesnya pelaksanaan tugas pengamanan Pilkada itu Polri akan bekerja sama dengan KPU, Bawaslu, Pemda penyelenggara Pilkada. Kemudian untuk pengamanan dan menjaga kondusifitas wilayah, Polri akan sangat membutuhkan bantuan dari TNI, bahkan hingga Linmas di tingkat Desa.

”Selain kerjasama dengan stake holder lain, Presiden sudah menegaskan bahwa Polri harus netral dan ini harus digarisbawahi,”tegasnya.

Selain kerjasama di bidang keamanan secara umum. Polisi juga akan membentuk Liaison Officer (LO). LO ini adalah orang yang bertugas menghubungkan dua lembaga untuk berkomunisasi dan berkoordinasi mengenai kegiatan antarlembaga. Lazimnya, seorang liaison officer bermanfaat untuk menciptakan pemanfaatan terbaik sebuah sumber daya atau jasa suatu lembaga oleh lembaga lainnya.

“Untuk menghubungkan antara aparat keamanan (Polri/TNI) dengan parpol serta pasangan calon yang maju Pilkada. Ini untuk mempermudah koordinasi dalam pengamanan, bukan untuk membantu pemenangan salah satu dari mereka (peserta Pilkada),” tandasnya.

Kemudian, lanjut Tito kerjasama juga perlu dilakukan pada seulurh media, baik konvensional maupun media sosial. Mereka diharapkan untuk ikut membantu menjaga suasana agar tetap kondusif.

”Jangan sampai hanya karena profit, karena rating rating lantas sengaja membuat berita yang memanaskan suasana. Maka dari itu mari semua saling menjaga agar pelaksanaan Pilkada nanti berjalan dengan baik,”pungkasnya.(sla)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%