Di RS, Setnov Lebih Banyak Tidur-tiduran

Rabu, 13 September 2017 | 16:21
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Ketua DPR Setya Novanto.

INDOPOS.CO.ID - Tersangka kasus korupsi mega proyek e-KTP Setya Novanto (Setnov) telah dirawat dua hari sejak Senin (11/9) malam di Rumah Sakit Siloam Semanggi Jakarta. Kabarnya Ketua DPR RI tersebut mengalami vertigo hingga gangguan fungsi ginjal.
 
Sayang, pihak Siloam enggan memberikan komentar soal sakit Setnov. Bahkan rumah sakit itu menutup akses wartawan yang ingin mengetahui kondisi Setnov. "Tidak bisa mas, kami tidak bisa memberikan izin kepada anda," ucap seorang karyawan Siloam di Jakarta, Rabu (13/9/2017).
 
Karyawan itu mengatakan, untuk semua informasi mengenai perkembangan Setnov dialihkan kepada Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham. "Semua informasi dialihkan sama Pak Sekjend semua mas," ungkap karyawan itu.
 
Sekitar pukul 13.30 WIB wakil Ketua umum Golkar Mahyudin beserta Idrus Marham datang ke RS Siloam. Kedatangan mereka berdua untuk menjenguk Ketua Umumnya. Pihak Siloam hanya memperbolehkan orang-orang dekat saja yang bisa menjenguk Setnov, termasuk Mahyudin dan Idrus.
 
Usai menjenguk koleganya, Mahyudin menyatakan kondisi Setnov kurang bagus. "Ada gangguan fungsi ginjal, juga gula darah karena mungkin beban kerja terlalu berat.  Ada vertigo, sekarang memang sedang diobservasi jadi hanya keluarga dekat aja yang bisa masuk," terang Wakil Ketua MPR RI itu. 
 
Sedangkan mengenai komunikasinya, Mahyudin mengungkapkan Setnov lebih banyak tidur-tiduran. "Masih diinfus jadi kita nggak banyak tahu perasaan beliau seperti apa. Tapi ya yang kemaren itu kata dokter hasil lab itu ada gangguan fungsi ginjal jantung dan juga gula darah naik mungkin karena pengaruh gula darah itulah yang berefek ke ginjal dan jantung," ungkapnya.
 
Selanjutnya Mahyudin menilai dari dahulu Setnov tidak pernah mengeluh. Dia pandai menutup nutupi kalau sakit. "Makanya kalau dilihat dari luar sehat, tapi di dalam kropos," tukasnya.
 
Mahyudin menyatakan, Golkar tetap solid meski Setnov sedang dalam masalah.  "Kalau ketum berhalangan ya tentu pengurus pengurus lain yang aktif mengurus tugas sehari hari Partai Golkar. Ya walaupun tidak terlalu signifikan," katanya. Dia mengharapkan doa dari seluruh kader Golkar yang ada di Indonesia untuk kesembuhan Setnov. (jaa)
 

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%