Pidato Ketua MPR Terasa Beda

Rabu, 16 Agustus 2017 | 12:28
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share

INDOPOS.CO.ID - Ada yang menarik dari pidato Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dalam sidang tahunan MPR RI tahun 2017. Dalam sidang yang dihadiri Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla serta para pejabat, tokoh, perwakilan negara tetangga, itu  dia  mengatakan Pancasila dan UUD 1945 bukanlah palugada terhadap pihak yang tidak satu pandangan, tidak satu barisan atau tidak satu partai dalam ber-Indonesia.

"Yang bersangkutan harus belajar lagi tentang sejarah Pancasila. Mari kita berlaku bijak, dewasa, dan satria," ucap Zulkifli Hasan  dalam pidatonya di Komplek Parlemen RI Jakarta Pusat, Rabu (16/8/2017).

Menurut Ketua Umum PAN ini Pancasila dan UUD 1945 adalah muara bersama dari beragam mata air.  "Karena itulah Pancasila disebut sebagai ideologi terbuka," tegasnya.

Selanjutnya Zulkifi  mengingatkan peserta sidang tentang kisah persahabatan Pak Kasimo dan Pak Natsir yang bersepeda bersama setelah debat sengit di parlemen.

"Pak Prawoto, mantan Wakil Perdana Menteri dan saat itu menjadi Wakil Ketua Konstituante, adalah pribadi yang jujur, berdedikasi, dan sangat sederhana. Ia tak kunjung memiliki rumah. Ketika hendak membeli rumah yang sudah lama ia kontrak, Pak Kasimo membantunya," paparnya.

Diakhir pidatonya, Zulkifli  mengajak semuanya untuk bersatu, saling yakin meyakini dan saling percaya mempercayai. Bukan saling menuduh dan saling mencurigai.

"Sekali lagi kita harus memiliki persamaan keyakinan hidup tentang berbangsa satu, bertanah air satu, dan berbahasa satu Indonesia," pungkasnya.  (jaa)

Editor : Syahrir Lantoni
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%