Ini Alasan Presiden Korsel Pilih Bertemu Menhan RI Ketimbang Trump

Rabu, 09 Agustus 2017 | 11:46
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Presiden Korea Selatan Moon Jae In saat melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu. Foto: istimewa

INDOPOS.CO.ID - Kerja sama Indonesia dan Korsel terus mesra. Belum lama ini keduanya kembali bekerjasama dalam pengembangan kapal selam. Dalam helatan itu, Presiden Korea Selatan Moon Jae In menyempatkan diri bertemu dengan Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu dan 'mengganggu' liburannya demi bertemu perwakilan Indonesia yang bertandang ke negaranya.

Kedatangan Presiden Negeri Gingseng itu sempat menjadi pembicaraan. Pasalnya, tak hanya karena Presiden Moon tengah menjalani liburan di Korea daerah Selatan demi bertemu Ryamizard yang menerima pengiriman kapal selam untuk Angkatan Laut Indonesia.

Tak hanya itu, pertemuan ini dikabarkan sempat mendapat protes keras dari para politisi konservatif Korea karena Presiden Moon dianggap lebih mementingkan Indonesia ketimbang berbicara dengan Presiden Donald Trump dan membicarakan masalah genting terkait hubungan dengan Korea Utara.

Presiden Moon Jae In memang berjanji akan berbicara dengan Donald Trump setelah liburannya. Namun ia justru dikritik karena rela menunda liburan demi bertemu Menteri Pertahanan Indonesia. Mengenai hal tersebut, Istana Negara Korea atau Cheong Wa Dae memberi klarifikasi resmi.

“Indonesia adalah mitra yang sangat penting untuk ekspor senjata Korea,” tulis pernyataan Cheong Wa Dae. “Indonesia adalah pembeli terbesar untuk alat pertahanan (militer) dari Korea dan kami berencana untuk memperkuat hubungan ke tahap strategis,” tulisnya.

Indonesia membeli 3 kapal selam seberat 1.400 ton buatan Daewoo Shipbuilding Marine Engineering. Ryamizard juga bertandang ke Geoje di Provinsi Gyeongsang Selatan untuk menghadiri upacara penyerahan.

Kapal itu merupakan pengembangan dari kapal selam tipe Chang Bogo Class milik Republic of Korean Navy (ROK Navy) dan kapal selam tipe Cakra yang dimiliki oleh TNI Angkatan Laut. (vit)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%