Pansus Makar Dinilai Langkah Tepat

Rabu, 11 Januari 2017 | 20:52
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Nasir Jamil

INDOPOS.CO.ID - Usulan pembentukan panitia khusus (Pansus) dalam membongkar tuduhan adanya makar terhadap 11 tokoh nasional, Partai Gerindra mendapat sambutan dari sejumah legislator dari berbagai partai.

Bagi anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS Nasir Jamil, usulan tersebut sangat bagus untuk mengungkap lebih dalam dari dua sisi, yakni hukum dan politik.

"Kalau mau mengungkap muatan politik serta hukum, maka pembentukan Pansus (makar) akan lebih tepat," kata Nasir, kepada INDOPOS di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (11/1).

Meski begitu, jika pansus memang akan menemui jalan panjang, dirinya meyakini pengungkapan adanya tuduhan makar oleh pihak Kepolisian bisa dibongkar dari sisi hukum lewat panitia kerja (panja) cukup di Komisi III DPR.

"Terlalu besar kalau dibentuk pansus. Cukup panja penegakan hukum saja yang mengurus dan memperdalam soal makar ini. Karena ini domainnya komisi III , bukan komisi lain. Setelah itu panja harus bekerja secara objektif dan transparan," tandasnya.

Bahkan, terkait makar ini, lanjut politisi asal Aceh ini, Kapolri juga akan diminta keterangannya di dalam rapat kerja nantinya. "Pastinya kami juga akan menanyakan ke Kapolri," ungkapnya.

"Dan karena ini (pansus makar) wacana baru, maka kami belum ada pembahasan di fraksi (PKS). Sehingga fraksi belum ada sikap atas wacana itu," tambahnya.

Sebelumnya, Fraksi Partai Gerindra di DPR mengusulkan untuk membentuk Pansus kasus dugaan makar atau penggulingan pemerintahan yang sah.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra Wenny Warouw meminta, agar DPR membentuk Pansus untuk membuktikan dugaan adanya makar yang menyeret sejumlah tokoh tersebut.

"Saya usulkan agar dibentuk Pansus, supaya masalah ini terang benderang dari mana asal usulnya. Saya minta kepada pimpinan DPR mendukung pembentukan Pansus," kata Wenny, saat mendampingi Fadli Zon menerima sejumlah tersangka dugaan makar, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/1). (dil)

Editor : Syahrir Lantoni
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%